Skin Care 10 CARA MENGATASI KULIT YANG TIDAK COCOK DENGAN SKINCARE

Pernah beli produk skincare mahal tapi setelah dipakai kulit malah jadi bruntusan? Rasanya kesal dan gemas, tapi daripada kulit jadi rusak, sebaiknya hentikan pemakaian produk yang tidak cocok dengan kulit Anda. Jika kulit sudah terlanjur kena efeknya, ada cara mengatasi kulit yang tidak cocok dengan skincare yang bisa Anda terapkan.

Penyebab Produk Skincare Tidak Cocok dengan Kulit

Seperti Apa Ciri-ciri Skincare Tidak Cocok?

10 Cara Mengatasi Kulit yang Tidak Cocok dengan Skincare

Penyebab Produk Skincare Tidak Cocok dengan Kulit

Tiap produk skincare diformulasikan sesuai tiap jenis kulit, karena itu produk skincare untuk kulit kering pasti tidak bekerja optimal jika dipakai oleh orang dengan jenis kulit berminyak. Begitu pula sebaliknya. Kadang juga, produk skincare yang biasa Anda pakai mengalami perubahan formula dan ternyata tidak cocok dengan kulit Anda, sehingga menyebabkan timbulnya reaksi di kulit wajah. 

Secara umum, ada kandungan bahan-bahan di produk skincare yang dapat memicu reaksi di kulit, misalnya saja kandungan alkohol, pewangi, pengawet dan pewarna. Gejalanya bisa langsung muncul, setelah beberapa hari, atau bahkan sampai berbulan-bulan setelah pemakaian. 

Begitu pula dengan kandungan logam berat seperti merkuri, kromium, antimon, alumunium, nikel, dan kadmium. Kandungan logam di skincare berguna untuk membuat wujud produk menjadi lebih baik atau menguatkan hasil dari pemakaian produk tersebut. Namun kandungan logam di dalam produk skincare dan makeup ini memiliki dampak yang tidak baik bagi kesehatan tubuh sehingga harus Anda hindari. 

Seperti Apa Ciri-ciri Skincare Tidak Cocok?

Lalu bagaimana cara mengetahui produk skincare cocok atau tidak? Berikut ini beberapa tanda yang diberikan oleh kulit Anda saat sebuah produk skincare sebaiknya dihentikan pemakaiannya.

- Kulit terasa gatal

Rasa gatal yang ringan sebenarnya normal saja saat memakai suatu produk skincare, terutama saat produk tersebut mempunya fungsi eksfoliasi. Namun jika rasa gatal yang timbul terasa sangat mengganggu, ini merupakan pertanda produk tersebut tidak cocok untuk Anda. Cara mengatasi kulit yang tidak cocok dengan skincare adalah dengan mencoba memakai satu persatu untuk memastikan produk mana yang tidak cocok. 

- Rasa panas dan menyengat

Rasa panas tergolong wajar jika berlangsung hanya sekitar satu menit saja. Jika rasa panas dan sensasi menyengat berlangsung lama, mungkin Anda alergi terhadap kandungan bahan di dalam produk. Kondisi ini dikenal dengan dermatitis kontak, yaitu peradangan kulit akibat paparan zat pemicu alergi atau iritasi. 

- Timbul ruam 

Timbulnya ruam kemerahan pada kulit menandakan produk skincare Anda tidak cocok. Apalagi ruam muncul dalam waktu lama atau setelah pemakaian produk berkali-kali. Bahan pewangi dan pengawet yang terkandung dalam produk biasanya dapat mengakibatkan ruam. 

Untuk menghindari kondisi ini, lakukan tes sebelumnya pada produk yang ingin Anda pakai. Cara mengetes skincare cocok atau tidak adalah dengan melakukan patch test. Jika setelah beberapa saat muncul ruam atau tanda lainnya pada area yang dites, bisa disimpulkan bahwa produk skincare ini tidak cocok untuk Anda.

- Kulit kering dan mengelupas

Kulit menjadi kering dan mengelupas saat skin barrier, yaitu lapisan penghalang yang melindungi kulit, mengalami kerusakan. Ini disebabkan oleh kandungan bahan-bahan di produk skincare terlalu kuat atau tajam untuk kulit wajah, sehingga kulit menjadi iritasi dan lapisan skin barrier rusak. Rusaknya skin barrier berpotensi membuat kulit dehidrasi dan sangat kering bahkan dapat membuat kulit mengelupas. 

- Kulit bertambah gelap

Cara mengetahui skincare cocok atau tidak adalah dengan munculnya bintik cokelat atau area kulit yang menggelap. Jika kondisi ini timbul setelah pemakaian produk skincare artinya produk tersebut tidak cocok bagi Anda. Bintik cokelat atau kulit menggelap merupakan efek samping dari produk pemutih kulit yang terlalu keras. Segera hentikan pemakaiannya dan berkonsultasi dengan dokter kulit jika dirasa perlu. 

10 Cara Mengatasi Kulit yang Tidak Cocok dengan Skincare

Bila Anda sudah terlanjur memakai produk yang tidak cocok dan timbul efek samping, ada 10 cara mengatasi kulit yang tidak cocok dengan skincare.

1. Hentikan pemakaian

Bila efek samping produk yang tidak cocok muncul, seperti rasa gatal dan panas, jerawat atau bruntusan, bintik hitam, dan sebagainya, maka segera hentikan pemakaian. Anda bisa mengalihkan pemakaian produk ke kulit tubuh yang lebih kuat dibanding kulit wajah. Namun jika masih tidak cocok, sebaiknya hentikan pemakaian. Jangan merasa sayang karena harganya yang mahal, karena jika pemakaian diteruskan maka kulit Anda bisa rusak.

2. Lakukan patch test

Patch test skincare sebaiknya dilakukan jika Anda memiliki kulit yang sensitif. Oleskan produk di bagian belakang telinga atau bagian dalam tangan untuk melihat reaksinya di kulit Anda. Cara ini juga bermanfaat untuk mencegah kulit mengalami iritasi akibat tidak cocok dengan produk skincare

3. Sederhanakan rutinitas perawatan kulit

Jika Anda belum pasti produk skincare apa yang tidak cocok dengan kulit wajah, maka Anda bisa menyederhanakan perawatan kulit hanya menjadi tiga langkah, yaitu membersihkan, melembapkan, dan melindungi. Setelah kondisi kulit membaik, baru tambahkan satu-persatu produk lain untuk melihat mana yang tidak cocok.  

4. Ganti produk skincare dengan sedikit bahan aktif

Cara mengatasi kulit yang tidak cocok dengan skincare adalah dengan menghindari pemakaian produk dengan bahan aktif yang terlalu banyak dan dalam kadar tinggi. Sebaiknya pilih produk dengan sedikit bahan aktif yang terkandung di dalamnya. Utamakan yang bersifat menghidrasi, melembapkan, dan menenangkan. 

5. Perbaiki skin barrier

Skin barrier yang rusak harus segera diperbaiki agar iritasi serta kulit yang dehidrasi dan kering tidak semakin memburuk. Caranya dengan memakai produk-produk skincare dengan kandungan bahan aktif humektan yang menghidrasi dan melembapkan kulit, seperti hyaluronic acid, glycerin, dan ceramide.  

6. Sesuaikan dengan jenis kulit

Kulit yang menjadi sensitif sebaiknya diperbaiki kondisinya agar lembap dan terhidrasi dengan langkah-langkah perawatan yang sesuai dengan jenis kulit. Hindari dulu melakukan eksfoliasi dan peeling serta pemakaian produk dengan kandungan retinol karena dapat membuat kulit semakin sensitif.

7. Pilih produk non-comedogenic

Untuk kulit yang berminyak dan rentan berjerawat, produk yang bahan-bahannya bersifat comedogenic cenderung tidak cocok untuk kulit Anda. Ini terjadi karena produk tersebut menyebabkan pori-pori kulit tersumbat dan tumbuh menjadi jerawat. Karena itu, khusus untuk jenis dan kondisi kulit ini, cara mengatasi kulit yang tidak cocok dengan skincare adalah dengan memilih produk yang non-comedogenic.

8. Hindari produk pemicu alergi

Pilih produk dengan kandungan yang bersifat hypoallergenic atau tidak menyebabkan alergi. Produk yang bersifat hypoallergenic memiliki sedikit kandungan bahan-bahan yang dapat memicu munculnya alergi dan iritasi sehingga relatif aman bagi kulit yang sensitif.

9. Lakukan detox wajah

Cara mengatasi kulit yang tidak cocok dengan skincare lainnya adalah dengan melakukan detox wajah yang bertujuan membersihkan kulit wajah dari kotoran dan bahan-bahan yang menyebabkan kulit iritasi/alergi. Cara ini membantu tubuh memperbaiki sel-sel kulit yang rusak secara alami hingga kulit sehat kembali.

10. Konsultasi dengan dokter kulit

Apabila keluhan tetap dirasakan walaupun sudah menerapkan cara mengatasi kulit yang tidak cocok dengan skincare, sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter spesialis kulit mengenai kondisi kulit Anda. Dokter kulit dapat menganjurkan perawatan dan tindakan yang tepat untuk mengatasi kondisi kulit yang bermasalah.

Sekarang Anda sudah paham cara mengatasi kulit yang tidak cocok dengan skincare. Segera terapkan langkah-langkah di atas bila Anda mengalami efek samping dari pemakaian produk skincare yang tidak cocok. Jangan lupa untuk selalu memilih produk yang sesuai jenis dan kebutuhan kulit Anda.