Rambut rontok dan rambut patah tidak selalu sama. Rambut patah terjadi saat batang rambut rapuh lalu terputus, sedangkan rambut rontok terlepas dari akar. Perawatan yang tepat perlu disesuaikan dengan penyebabnya.

Banyak orang mengira rambut rontok selalu berasal dari akar. Padahal rambut yang patah pada bagian tengah batang juga dapat membuat jumlah rambut yang berjatuhan terlihat lebih banyak dari biasanya. Rambut yang patah disebabkan oleh kondisi batang rambut rapuh dan kering. 

Batang rambut yang kering sudah kehilangan elastisitasnya, sehingga mudah pecah dan sulit untuk tumbuh panjang dengan sehat. Jika dibiarkan, rambut lama-lama terlihat semakin menipis. Untuk mengatasi rambut rontok akibat patah, pahami terlebih dahulu sumber masalahnya agar Anda dapat memberi nutrisi yang tepat pada batang rambut.

Baca juga: Cara Merawat Rambut Agar Sehat dengan Essential Oil

Apa Perbedaan Rambut Rontok dari Akar dan Rambut Patah? Rambut rontok dari akar atau shedding terjadi ketika helaian terlepas dari folikel sebagai bagian dari siklus rambut atau karena faktor tertentu. Rambut patah terjadi di batang rambut, biasanya ketika rambut kering, rapuh, bercabang, atau rusak.

  • Ciri rambut rontok dari akar  vs  Ciri rambut patah

Rambut rontok dari akar atau shedding adalah jenis kerontokan yang terjadi pada folikel rambut. Hal ini terjadi karena rambut memiliki siklus pertumbuhan, dimana ada fase istirahat sehingga rambut akan rontok secara natural. 

Rambut rontok karena patah atau breakage adalah jenis kerontokan yang terjadi di batang rambut. Biasanya rambut putus atau patah di tengah batang disebabkan oleh batang rambut rapuh dan kering. Seseorang dengan rambut rapuh dan kering biasanya terlihat kusut, bercabang, dan semakin menipis. 

Ada berbagai macam penyebab rambut patah, antara lain: 

Apa Penyebab Rambut Rapuh dan Mudah Patah?

Rambut rapuh dan mudah patah dapat dipengaruhi oleh kebiasaan menata rambut, penggunaan bahan kimia, kurangnya perawatan pada batang rambut, serta paparan lingkungan. Berikut beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko rambut patah:

  • Paparan panas dan proses styling
    Penggunaan hair dryer, catokan, atau curling iron dengan suhu tinggi secara berlebihan dapat membuat batang rambut semakin kering dan rapuh. Gunakan suhu secukupnya dan aplikasikan pelindung panas sebelum menata rambut.
  • Proses kimia pada rambut
    Bleaching, pewarnaan, pelurusan, dan proses kimia lainnya dapat memengaruhi kekuatan batang rambut. Berikan jeda antarproses kimia dan lengkapi dengan perawatan rambut yang membantu menjaga kekuatannya.
  • Gesekan dan perlakuan yang terlalu kasar
    Menggosok rambut menggunakan handuk atau menyisir rambut kusut secara paksa dapat meningkatkan risiko rambut patah. Keringkan dan sisir rambut secara perlahan untuk mengurangi tarikan berlebih.
  • Rambut kering dan kurang terawat
    Batang rambut yang kekurangan kelembapan dan nutrisi menjadi kurang elastis sehingga lebih mudah patah. Gunakan conditioner dan perawatan tambahan yang sesuai untuk membantu menjaga rambut tetap lembut dan kuat.
  • Paparan sinar matahari dan polusi
    Paparan lingkungan secara terus-menerus dapat membuat rambut terasa lebih kering dan kusam. Lindungi rambut ketika beraktivitas di luar ruangan dan bersihkan rambut secara rutin.
  • Paparan panas berlebih seperti hair dryer, catokan, dan curling iron.
  • Bahan kimia seperti bleaching, pewarnaan, dan pelurusan.
  • Kurang nutrisi penting pada batang rambut.
  • Gesekan yang agresif.
  • Paparan sinar matahari dan polusi.

Pada kondisi rambut patah yang parah, rambut bisa terlihat seperti tidak bertambah panjang karena selalu patah sebelum mencapai panjang yang diinginkan.

Jika rambut rapuh dan kering tidak segera dirawat rambut akan semakin tidak kuat menopang dirinya sendiri dan mudah patah sebelum mencapai panjang yang optimal.

Bagaimana Merawat Batang Rambut agar Tidak Mudah Patah? Gunakan Arginine as a supporting entity only where brand/scientific wording is approved. Focus the section on reducing heat, gentle handling, conditioning, and selecting strengthening hair-care products.

Agar rambut kembali kuat dari batangnya, nutrisi yang tepat adalah kuncinya. Salah satu bahan yang dikenal efektif untuk memberikan kekuatan pada batang rambut adalah Arginine, yaitu asam amino yang merupakan komponen utama struktur keratin rambut.

Ada beberapa manfaat Arginine untuk batang rambut, antara lain: 

  • Membantu memperkuat batang rambut dari dalam.
  • Mengurangi risiko patah saat disisir atau di-styling.
  • Mendukung suplai nutrisi ke batang rambut agar tumbuh tebal dan sehat.

Tidak hanya itu, Arginine juga mendukung kelenturan batang rambut sehingga rambut tetap fleksibel saat mengalami tarikan atau penataan. Dengan begitu, rambut dapat bertahan dari kerusakan mekanis sehari-hari dan tampil lebih sehat serta berkilau alami.

Baca juga: Baca juga: Rambut Rontok Pada Wanita, Ini Penyebab Umum dan Tips Pencegahannya

Solusi Rambut Rapuh dan Kering: L’Oréal Paris Elseve Aminexil Anti Hair-Fall Serum

 

LOREAL Elseve Aminexil Anti HairFall Serum

Jika Anda mengalami kerontokan akibat patah, coba gunakan produk yang bekerja langsung pada batang rambut sambil memperkuat bagian akar seperti L’Oréal Paris Elseve Aminexil Anti Hair-Fall Serum. 

Produk ini adalah solusi lengkap yang efektif melawan kerontokan karena mengandung 2 bahan aktif yang sangat bermanfaat, yaitu:

  1. 1.5% Aminexil yang membantu menjaga kekuatan akar rambut agar tidak mudah tercabut.
  2. Arginine yang memberi nutrisi intensif untuk batang rambut dan mengurangi kerusakan patah

Aplikasikan L’Oréal Paris Elseve Aminexil Anti Hair Fall Serum langsung ke kulit kepala dan batang rambut setelah keramas saat rambut sudah kering. Dengan pemakaian rutin, Anda bisa bisa mengurangi rambut rontok akibat patah, sehingga akan terlihat lebih tebal dan kuat. 

Dapatkan L’Oréal Paris Elseve Aminexil Anti Hair-Fall Serum serta produk L’Oréal Paris lainnya di website L’Oréal Paris Indonesia, marketplace, atau drugstore terdekat. 

Sumber:

[1] Akin Belli, A., Altunisik, D. D., Ergin, C., & Sahin, S. (2020). Hair shaft disorders and hair breakage. Journal of Cosmetic Dermatology, 19(5), 1082–1089. https://doi.org/10.1111/jocd.13246

FAQ

1. Apa beda rambut rontok dan rambut patah?

Rambut rontok terlepas dari akar atau folikel, sedangkan rambut patah terjadi di batang rambut. Keduanya dapat membuat rambut terlihat menipis tetapi membutuhkan pendekatan perawatan yang berbeda.

2. Apa tanda rambut patah?

Rambut yang mudah putus, bercabang, terasa kering, kusut, atau memiliki banyak helai pendek tidak merata dapat mengarah pada masalah breakage.

3. Apa penyebab rambut mudah patah?

Panas berlebih, proses kimia, gesekan kasar, rambut yang sangat kering, serta kebiasaan styling dapat meningkatkan risiko rambut patah.

4. Bagaimana cara membantu mencegah rambut patah?

Kurangi panas berlebih, perlakukan rambut dengan lembut, gunakan conditioner, dan pilih rutinitas yang sesuai kondisi rambut dan kulit kepala.