Skin Care KEBIASAAN YANG JADI PENYEBAB PORI-PORI BESAR DAN CARA MENGATASINYA

Pori-pori yang tampak besar di wajah memang tidak mengganggu kesehatan, tapi dapat mengganggu penampilan Anda dan berdampak menurunnya rasa percaya diri. Mungkin Anda sudah memahami bahwa ukuran pori-pori merupakan sesuatu yang bersifat genetik sehingga tidak dapat mengecil, tapi ukurannya dapat membesar.

Agar ukuran pori-pori tidak semakin membesar dan terlihat semakin jelas, ada beberapa kebiasaan yang menjadi penyebab pori-pori besar yang harus Anda hentikan dan hindari.

Kebiasaan yang Jadi Penyebab Pori-pori Besar dan Cara Mengatasinya

Berbagai Faktor Penyebab Pori-pori Besar

Kebiasaan-Kebiasaan Buruk Penyebab Pori-Pori Wajah Membesar

Cara Mengatasi Pori-Pori yang Merenggang dan Membesar

Kebiasaan yang Jadi Penyebab Pori-pori Besar dan Cara Mengatasinya

Pori-pori yang tampak besar di wajah memang tidak mengganggu kesehatan, tapi dapat mengganggu penampilan Anda dan berdampak menurunnya rasa percaya diri. Mungkin Anda sudah memahami bahwa ukuran pori-pori merupakan sesuatu yang bersifat genetik sehingga tidak dapat mengecil, tapi ukurannya dapat membesar. Agar ukuran pori-pori tidak semakin membesar dan terlihat semakin jelas, ada beberapa kebiasaan yang menjadi penyebab pori-pori besar yang harus Anda hentikan dan hindari. 

Berbagai Faktor Penyebab Pori-Pori Besar

Ada orang yang memiliki pori-pori dengan ukuran besar, normal, dan ada pula yang ukurannya kecil. Ukuran pori-pori kulit seseorang merupakan warisan genetis dari kedua orang tuanya. Jika Anda memiliki pori-pori yang terlihat besar, maka kemungkinan ada beberapa anggota keluarga lainnya yang juga memiliki masalah yang sama.

Karena bersifat genetis, maka dipastikan bahwa ukuran pori-pori Anda tidak dapat mengecil. Namun sebenarnya Anda tidak perlu menganggap hal ini sebagai masalah besar, karena Anda dapat menyiasatinya dengan menyamarkan tampilan pori-pori. Jika pori-pori di wajah ukurannya sudah besar dan jelas terlihat, maka Anda juga disarankan untuk menjaga agar pori-pori tidak mengalami peregangan yang berakibat pori-pori wajah membesar dari ukuran aslinya. 

Ada beberapa faktor utama penyebab pori-pori besar dan meregang, yaitu:

  • Produksi minyak yang berlebih.

Pori-pori ada dua jenis, yaitu yang di dalamnya terdapat folikel rambut dan kelenjar sebasea, serta yang di dalamnya terdapat kelenjar keringat. Kelenjar sebasea di kulit yang berminyak cenderung aktif, sehingga produksinya minyaknya pun berlebih. Minyak ini dapat mengisi pori-pori dan membuatnya meregang, sehingga ukurannya menjadi lebih besar.

  • Menurunnya elastisitas kulit

Pertambahan usia serta paparan sinar UV dapat merusak kolagen dan produksinya menurun, menyebabkan elastisitas kulit berkurang dan kulit menjadi kendur. Kulit yang kendur ini membuat pori-pori seperti meregang sehingga terlihat besar.

  • Penyumbatan di pori-pori

Pori-pori yang mengalami sumbatan biasanya adalah pori-pori yang berisi folikel rambut. Sumbatan ini terbentuk dari campuran kotoran, sel-sel kulit mati, sisa makeup, dan minyak alami kulit. Semakin besar sumbatan yang terbentuk, maka pori-pori juga semakin meregang dan membesar.

Kebiasaan-Kebiasaan Buruk Penyebab Pori-Pori Wajah Membesar

Peregangan yang menyebabkan pori pori wajah membesar ini ada pemicunya, yaitu berbagai kebiasaan sehari-hari yang mungkin tanpa disadari Anda lakukan. Misalnya saja:

  • Malas membersihkan wajah setelah beraktivitas

Membersihkan wajah dua kali sehari, yaitu pada pagi dan malam hari, merupakan perawatan wajah mendasar yang wajib Anda lakukan. Jika lalai dilakukan, terutama pada malam hari saat berbagai kotoran, sisa produk makeup, sel-sel kulit mati, dan minyak berlebih menumpuk di permukaan kulit wajah, maka keesokan harinya bisa dipastikan pori-pori di wajah Anda langsung terlihat membesar. 

  • Memencet dan mengutik-utik jerawat

Kebiasaan penyebab pori-pori besar ini mungkin Anda lakukan untuk mengeluarkan isi jerawat, padahal salah melakukannya dapat membuat jerawat semakin meradang dan menyebabkan kulit mengalami iritasi. Hal ini akan berdampak ke pori-pori; biasanya akan menjadi terlihat besar karena merenggang saat Anda mengeluarkan isi jerawat.

  • Merokok

Saat Anda merokok, maka dampaknya akan langsung terlihat di kulit. Berbagai racun yang terdapat di dalam rokok dapat merusak kolagen dan elastin, jaringan serat yang membuat kulit kencang dan elastis. Akibatnya, kulit menjadi kendur dan elastisitasnya berkurang, memicu pori-pori meregang penyebab pori-pori besar.

  • Menyentuh wajah

Menurut beberapa studi, manusia dapat menyentuh wajah sampai 23 kali dalam sehari. Padahal kondisi tangan sering kali tidak bersih dan higienis karena dipergunakan untuk menyentuh banyak benda. Kotoran yang berpindah dari tangan dapat memicu pori-pori tersumbat, dan dapat menjadi jerawat jika kuman ikut berpindah dari tangan ke kulit wajah. 

  • Malas mengganti sprei dan sarung bantal

Kain-kain perlengkapan tidur ini dengan cepat dapat menjadi tempat berkumpulnya kotoran, sel-sel kulit mati yang luruh, keringat, dan minyak alami dari tubuh Anda. Saat semua ini berpindah ke kulit wajah, maka dapat menyebabkan masalah di kulit wajah, termasuk pori-pori yang membesar karena tersumbat.

  • Sering mengonsumsi makanan penyebab pori-pori besar

Makanan dan minuman yang mengandung susu, alkohol tinggi, gula tinggi, dimasak dengan cara digoreng, dan terlalu pedas dapat memicu produksi minyak berlebih serta peradangan di kulit yang menyebabkan jerawat. Jika sudah terbentuk jerawat, maka mulut pori-pori akan meregang dan tampak membesar.

  • Berolahraga sambil memakai makeup

Berkeringat merupakan salah satu cara tubuh untuk menurunkan suhu yang meningkat saat berolahraga. Memakai produk makeup saat berolahraga akan membuat pori-pori yang berisi kelenjar keringat tertutup, sehingga keringat dan kotoran terjebak di dalamnya dan membentuk sumbatan penyebab pori-pori besar.

Cara Mengatasi Pori-Pori yang Merenggang dan Membesar

Saat pori-pori wajah semakin membesar dan terlihat semakin jelas, maka saatnya Anda untuk ambil tindakan. Cara utama untuk membuat pori-pori kembali ke ukuran aslinya adalah dengan melakukan perawatan kulit wajah pada pagi dan malam hari dengan baik dan benar. Gunakan produk-produk dengan bahan aktif skincare yang mengecilkan pori-pori. 

  • Jika Anda merias wajah sehari-hari, biasakan untuk melakukan double cleansing pada malam hari setelah selesai beraktivitas. Langkah pertama adalah membersihkan sisa produk makeup di kulit wajah menggunakan makeup remover, sedangkan langkah kedua fokus membersihkan kulit wajah secara keseluruhan menggunakan facial cleanser
  • Sebanyak dua kali seminggu, lakukan eksfoliasi untuk meluruhkan sel-sel kulit mati dan membersihkan kulit wajah sampai ke dalam pori-pori. Anda bisa pilih eksfolian kimia yang dapat digunakan oleh semua jenis kulit, atau eksfolian fisik yang dapat ditoleransi oleh jenis kulit berminyak.
  • Memakai pelembab pada pagi dan malam hari untuk memastikan kulit wajah tetap lembab. Kulit yang lembab akan membuat produksi minyak berlebih berkurang sehingga tidak mengisi pori-pori dengan minyak.
  • Memakai sunscreen merupakan kewajiban para pemilik pori-pori besar karena sinar matahari dapat menurunkan elastisitas kulit penyebab pori-pori besar. Pastikan Anda memakainya dalam jumlah yang cukup sehingga perlindungan yang diberikan menjadi optimal.

Anda juga sebaiknya menghentikan berbagai kebiasaan yang disebutkan di atas yang berakibat pori-pori besar. Jalani gaya hidup sehat dengan berhenti merokok, menerapkan pola makan yang sehat dan kaya nutrisi, serta rutin berolahraga (tanpa memakai produk makeup). Pastikan kebersihan lingkungan Anda agar tidak menjadi tempat menumpuknya kotoran yang dapat menyumbat pori-pori dan menjadi penyebab pori-pori besar. Jika ingin menyentuh wajah, pastikan tangan Anda dalam kondisi bersih untuk menghindari berpindahnya kotoran dan kuman ke kulit wajah.

Jika cara-cara ini Anda terapkan, maka bukan saja pori-pori wajah Anda terhindar dari peregangan yang membuatnya membesar, tapi juga tampilan pori-pori Anda akan lebih tersamarkan karena kondisi kulit wajah yang sehat dan lembab.