Baiknya Keramas Berapa Kali Seminggu Ini Jawabannya

Hair Care BAIKNYA KERAMAS BERAPA KALI SEMINGGU? INI JAWABANNYA!

Ada orang-orang yang menganggap hal ini sepele, padahal sebenarnya mengetahui frekuensi Anda keramas berapa kali seminggu penting untuk menjaga agar rambut Anda tak hanya bersih tapi tetap sehat dan terhindar dari kerusakan. Ada berbagai faktor yang harus Anda pertimbangkan untuk menentukan frekuensi Anda keramas dalam seminggu, karena itu jawabannya tidak bisa berlaku satu untuk semua orang.

Mengapa Anda Harus Keramas Secara Rutin

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Frekuensi Keramas

Harus Keramas Berapa Kali Dalam Seminggu? Ini Jawabannya

Baru! Shampo dengan Kandungan Hyaluronic Acid yang Menghindari dari Loreal Paris

Mengapa Anda Harus Keramas Secara Rutin?

Sama seperti perawatan kulit, dalam merawat rambut, Anda harus pahami dahulu hal-hal mendasar sebelum menentukan keramas berapa kali dalam seminggu. Salah satunya adalah alasan Anda keramas secara rutin. 

Kondisinya, kulit kepala juga memiliki kelenjar sebasea yang terdapat di dalam pori-pori yang berfungsi memproduksi minyak alami untuk menjaga kelembapan kulit kepala. Saat Anda menyisir atau menyikat rambut, minyak alami ini akan terdistribusikan ke helaian rambut sehingga kelembapan rambut pun ikut terjaga. Karena itu bisa dibilang, kondisi kulit kepala sangat mempengaruhi kondisi helaian rambut. Jika kulit kepala sangat berminyak, maka rambut juga jadi mudah lepek dan cepat kotor karena minyak menarik kotoran.

Keramas dibutuhkan untuk menjaga agar kulit kepala dan rambut bersih dari kotoran, minyak, dan sel-sel kulit mati. Ketiganya dapat menyumbat pori-pori di kulit kepala yang berpotensi memunculkan masalah dan mengganggu pertumbuhan rambut. Untuk membersihkan kulit kepala dan rambut, Anda tak cukup hanya menggunakan air dan butuh shampo. Para ahli kulit menganjurkan agar Anda memilih shampo yang formulanya lembut sehingga tidak membuat kulit kepala dan rambut menjadi kering.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Frekuensi Keramas

Agar kulit kepala dan rambut Anda bisa terjaga kebersihannya dan kelembapan alaminya tidak terganggu, maka perhatikan faktor-faktor berikut saat menentukan frekuensi keramas berapa kali dalam seminggu: 

  • Kadar minyak di kulit kepala: Terbagi menjadi sedikit, normal, dan berlebih. Kadar minyak dipengaruhi oleh usia, jenis kelamin, genetik, dan kondisi lingkungan. Untuk mengetahuinya, Anda bisa menempelkan tisu atau kertas minyak wajah di kulit kepala dua hari setelah keramas. Dari jumlah minyak yang menempel, bisa diketahui kadar minyak di kulit kepala Anda. 
  • Tipe rambut: Terbagi menjadi rambut lurus, ikal, dan keriting. Dari melihat bentuk helaian rambut, Anda bisa menentukan tipe rambut Anda. 
  • Tekstur rambut: Terbagi menjadi rambut halus, medium, dan tebal. Untuk menentukan tekstur rambut Anda, ambil sehelai rambut dan raba teksturnya. Rambut yang halus biasanya nyaris tak terasa, sementara rambut yang tebal terasa kasar saat diraba. 
  • Elastisitas rambut: Terbagi menjadi rambut yang rapuh dan elastis. Cara mengetahuinya adalah dengan mengambil sehelai rambut lalu tarik pelan kedua ujungnya dengan jari-jari kedua tangan. Jika rambut langsung patah, maka Anda memiliki rambut rapuh; ini merupakan salah satu ciri-ciri rambut rusak. Sedangkan jika rambut dapat meregang, bahkan ada yang sampai 50 persen dari panjang rambut, maka kondisi rambut elastis dan cenderung lebih sehat. 
  • Porositas rambut: Merupakan kemampuan helaian rambut untuk menyerap dan menjaga kelembapan. Porositas rambut terbagi menjadi porositas rendah, medium, dan tinggi. Cara mengetahuinya adalah dengan menaruh sehelai rambut di dalam wadah berisi air. Jika rambut mengambang, maka porositasnya rendah, dan jika rambut langsung tenggelam ke dasar wadah, maka porositasnya tinggi. 

Harus Keramas Berapa Kali Dalam Seminggu? Ini Jawabannya

Jika Anda sudah mengetahui kondisi rambut Anda, maka tinggal tentukan bagaimana cara menjaga kebersihan rambut, dalam hal ini adalah frekuensi keramas dalam seminggu. Anda bisa mencocokkan frekuensi keramas berapa kali dalam seminggu ini dengan kondisi rambut Anda.

  • Keramas 5-7 kali dalam seminggu

Disarankan untuk pemilik rambut halus dan tipis serta kulit kepala yang berminyak. Frekuensi keramas ini disarankan karena jika tidak, maka rambut akan cepat lepek. Keramas lebih sering juga penting untuk menjaga agar kulit kepala tetap bersih. Karena itu, keramas lebih sering juga disarankan bagi Anda yang berolahraga setiap hari atau yang tinggal di tempat dengan kelembapan udara tinggi. Pilih shampo yang memiliki formula ringan dan lembut sehingga tidak membuat rambut dan kulit kepala menjadi kering dan iritasi karena sering keramas.

  • Keramas 3-4 kali dalam seminggu

Untuk pemilik kulit kepala dan rambut yang serba normal atau medium, maka frekuensi keramas berapa kali dalam seminggu inilah yang disarankan. Pertimbangannya adalah tidak terlalu banyak minyak terdapat di kulit kepala dan rambut, sehingga kotoran yang menempel pun tergolong normal. Keramas lebih sering atau lebih jarang malah akan memicu masalah di kulit kepala dan rambut. 

  • Keramas 1-2 kali dalam seminggu

Membatasi frekuensi keramas penting untuk pemilik kulit kepala kering, rambut rapuh, porositas rendah, serta tipe rambut ikal dan keriting karena jenis rambutnya cenderung kering. Karena itu, frekuensi keramas berapa kali dalam seminggu yang disarankan adalah 1-2 kali seminggu, bahkan bisa kurang dari itu jika rambut sangat rapuh dan kering. Pilih shampo yang dapat melembapkan dan menghidrasi kulit kepala dan rambut untuk menghindari rambut semakin kering.

Baru! Shampo dengan Kandungan Hyaluronic Acid yang Menghidrasi dari L'Oréal Paris

Anda yang memiliki rambut dan kulit kepala yang kering mungkin sering terganggu karena kurangnya kelembapan alami di rambut dan kulit kepala membuat rambut jadi rentan patah, pecah-pecah, dan terlihat kusam. Untuk rambut dan kulit kepala dengan kondisi seperti ini, cara menjaga kesehatan rambut yang baik sangat penting agar rambut tidak rusak. Termasuk di dalamnya adalah frekuensi keramas dan produk shampo yang digunakan. 

Untuk merawat rambut dan kulit kepala dengan kondisi ini, Anda dapat memakai varian shampo terbaru dari L'Oréal Paris, yaitu L'Oréal Paris Hyaluron Moisture 72H Moisture Filling Shampoo. Shampo ini akan memastikan rambut dan kulit kepala Anda terjaga kelembapannya dan terhidrasi dengan baik karena diperkaya dengan kandungan hyaluronic acid. Senyawa ini terdapat secara alami di tubuh dan dikenal dengan kemampuannya mengikat sampai 1.000 kali beratnya di dalam air, sehingga dapat menghidrasi rambut dan kulit kepala dengan optimal. 

Pemakaian yaitu L'Oréal Paris Hyaluron Moisture 72H Moisture Filling Shampoo secara teratur akan membantu Anda mendapatkan rambut yang 10 kali lebih terhidrasi, lembap, lembut, dan bercahaya tanpa terasa berat. Untuk hasil optimal, Anda bisa memakai hydrating shampoo ini bersama L’Oréal Paris Hyaluron Moisture 72H Moisture Sealing Conditioner dan L’Oréal Paris Hyaluron Moisture Hydra Filling Night Cream.

Setelah mengetahui frekuensi keramas berapa kali dalam seminggu, maka Anda tinggal menerapkannya memakai L'Oréal Paris Hyaluron Moisture 72H Moisture Filling Shampoo yang cocok untuk rambut kering. Anda bisa langsung mendapatkan produk ini di website L'Oréal Paris Indonesia atau official store L'Oréal Paris Indonesia di e-commerce/marketplace favorit. Anda juga bisa membelinya secara langsung di pusat perbelanjaan, drugstore, supermarket, dan toko kosmetik ternama di kota Anda.