ANDA PERLU TAHU! INI FUNGSI RETINOL DALAM MELAWAN TANDA-TANDA PENUAAN DI KULIT WAJAH

Dalam beberapa tahun terakhir, retinol meningkat popularitasnya sebagai bahan aktif dalam produk skincare khusus anti-aging. Banyak sekali produk skincare, terutama serum dan pelembap, yang menggunakan retinol sebagai bahan aktif. Tak heran, karena fungsi retinol dalam melawan tanda-tanda penuaan memang nyata hasilnya. Namun karena efek sampingnya, Anda harus cermat menggunakan retinol agar tidak mengiritasi kulit wajah, apalagi jika Anda memiliki kulit wajah sensitif.

Merupakan Turunan dari Vitamin A

 

Sebelum membahas fungsi retinol, ada baiknya Anda mengenal dulu apa itu retinol, yang merupakan turunan dari Vitamin A. Vitamin yang kaya antioksidan ini dikenal andal dalam mengatasi dan memudarkan kerutan. Masalahnya, Vitamin A mempunyai efek samping yang keras bagi kulit dan tidak ideal untuk perawatan kulit wajah secara rutin.Dari hasil penelitian bertahun-tahun, akhirnya didapatkan senyawa turunan dari Vitamin A yang lebih bersahabat dengan kulit wajah, yaitu retinoid.


Retinoid memiliki tingkatan dari yang paling lembut sampai yang cukup keras sehingga harus digunakan di bawah pengawasan dokter kulit. Retinol sendiri tergolong retinoid yang kadarnya cukup lembut dan dapat ditolerir oleh kulit, sehingga bisa digunakan sebagai bahan aktif dalam produk skincare

 

Baca Juga : Ini 12 Bahan Skincare yang Efektif Merawat & Mengatasi Masalah Kulit Wajah


 

Fungsi Retinol: Melawan Tanda-Tanda Penuaan

 

Pada dasarnya, fungsi retinol dalam melawan tanda-tanda penuaan di dalam lapisan kulit adalah mendorong produksi kolagen, membantu mempercepat proses pembaruan sel-sel kulit, dan meningkatkan kemampuan lapisan kulit dalam mengikat air, sehingga kulit wajah menjadi lebih kenyal dan elastis, garis-garis halus serta kerutan pun tersamarkan.


Walau tak memiliki manfaat eksfoliasi, namun retinol dapat membuat lapisan terluar kulit menjadi lebih tipis. Ini secara tidak langsung mengangkat sel-sel kulit mati yang menumpuk sehingga kulit wajah tampak lebih cerah, noda hitam memudar, dan kulit terasa lembut. Retinol juga membantu mengatur produksi kelenjar minyak di kulit, sehingga dapat digunakan untuk pengobatan jerawat.


Tips Penggunaan Retinol dalam Skincare Routine

 

Karena retinol dapat membuat kulit wajah menjadi kering, kemerahan, iritasi, bahkan sampai mengelupas, maka ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan jika menggunakan produk skincare khusus anti-aging yang mengandung retinol.

 

Gunakan retinol secara bertahap untuk melihat toleransi kulit wajah, dimulai dengan dua kali seminggu. Amati kondisi kulit Anda. Jika setelah dua minggu tak terjadi iritasi, maka tingkatkan menjadi tiga kali seminggu, dan seterusnya.

 

Kandungan retinol dalam produk skincare juga harus dimulai dari persentase yang sangat rendah (di bawah satu persen) dan ditingkatkan ke persentase yang lebih tinggi secara bertahap.

 

Untuk mencegah kulit wajah menjadi kering, aplikasikan serum retinol dengan teknik sandwich. Pertama, aplikasikan pelembap terlebih dahulu, tunggu menyerap, lalu baru aplikasikan serum retinol. Setelahnya, aplikasikan kembali pelembap.

 

Hindari mengaplikasikan serum dan pelembap yang mengandung retinol setelah mengeksfoliasi kulit menggunakan AHA dan BHA karena dapat membuat kulit iritasi dan meradang.

 

Karena retinol dapat membuat lapisan kulit terluar menjadi lebih tipis dan rentan, maka gunakan produk skincare yang mengandung retinol hanya pada malam hari. Pada pagi-siang hari, selalu gunakan sunscreen untuk melindungi kulit dari sinar UV.

Retinol sebaiknya tidak digunakan oleh ibu hamil dan menyusui, serta Anda yang memiliki kulit wajah sensitif dan memiliki masalah kulit seperti eczema dan rosacea.

Temukan rangkaian produk anti aging terbaik dari L'Oreal Paris sesuai dengan jenis kulit dan permasalahan kulit Anda.