Apakah Rambut Rontok Bisa Tumbuh Kembali?

Pada sebagian besar kasus kerontokan rambut, rambut yang rontok dapat tumbuh kembali. Namun, kemampuan rambut untuk tumbuh kembali sangat bergantung pada faktor penyebab utamanya.

 

Jika kerontokan disebabkan akibat siklus shedding harian (telogen), stres, perubahan hormon pascamelahirkan, atau patah pada batang rambut (hair breakage), rambut umumnya dapat tumbuh kembali dan bisa diatasi dengan produk perawatan rambut yang tepat. Hal ini karena folikel rambut masih aktif dan mampu menumbuhkan rambut baru.

 

Lain halnya jika kerontokan terjadi akibat faktor genetik seperti androgenetic alopecia. Jenis kerontokan ini bersifat progresif di mana folikel rambut mengalami penyusutan secara bertahap, dan jika tidak dibiarkan tanpa penanganan, dapat berkembang menjadi kerusakan folikel permanen. Karena itu, semakin cepat ditangani, semakin besar peluang folikel untuk kembali sehat.

 

Lantas, bagaimana cara tahu penyebab rambut rontok dan apakah rambut bisa tumbuh lagi? Simak penjelasan lengkapnya pada artikel berikut ini.

Tanda-Tanda Rambut Rontok Bisa Tumbuh Kembali: Folikel Masih Aktif

Sebelum masuk ke penjelasan teknis, Anda dapat mengamati kondisi kulit kepala terlebih dahulu untuk mengetahui apakah rambut berpotensi tumbuh kembali. Berikut adalah tanda-tanda folikel rambut Anda masih hidup dan berpotensi untuk menumbuhkan rambut baru:

  • Munculnya Baby Hair: Adanya rambut-rambut halus yang tumbuh di sekitar garis dahi, pelipis, atau sepanjang belahan rambut.
  • Pori-Pori Kulit Kepala Masih Terlihat: Kulit kepala tidak tampak licin atau mengilap. Pori-pori yang masih terbuka menandakan rumah bagi akar rambut masih aktif.
  • Pola Kerontokan Merata: Kerontokan terjadi secara menyebar di seluruh kepala, bukan membentuk pola lingkaran bolong yang licin (patchy) seperti pada alopecia aerata.

 

Baca juga: Serum Rambut Bukan Sekadar Vitamin Rambut, Cari Tahu Manfaatnya di sini

Bagaimana Siklus Pertumbuhan Rambut Bekerja?

Setelah memastikan folikel masih aktif, penting untuk memahami bagaimana siklus alami pertumbuhan rambut bekerja dari waktu ke waktu karena pertumbuhan rambut tidak terjadi secara instan. Ada fase di mana rambut akan rontok secara alami, dan ada juga fase di mana rambut berhenti tumbuh.

 

Inilah mengapa rata-rata pertumbuhan rambut adalah 1 cm per bulan, dan menjadi alasan mengapa konsistensi dalam penggunaan produk perawatan rambut rambut membutuhkan waktu beberapa minggu untuk menunjukkan hasil nyata. Berikut adalah tiga fase utama siklus pertumbuhan rambut.

Fase Pertumbuhan (Anagen)

Fase anagen adalah tahap di mana sel-sel pada akar rambut membelah secara aktif untuk membentuk helai rambut baru. Fase ini berlangsung selama 2 hingga 6 tahun dan menentukan seberapa panjang rambut Anda dapat tumbuh. Sekitar 85-90% rambut di kulit kepala yang sehat berada pada fase ini setiap saat.

Fase Transisi (Catagen)

Setelah fase tumbuh selesai, rambut memasuki masa transisi singkat selama 2 hingga 3 minggu. Pada fase ini, pertumbuhan rambut berhenti dan akar rambut mulai melepaskan diri dari suplai pembuluh darah di sekitarnya dengan membentuk bulatan kecil berwarna putih atau transparan diujung akar rambut yang terbentuk dari keratin keras. Ini yang disebut sebagai club hair.

Fase Istirahat dan Shedding (Telogen)

Fase telogen berlangsung sekitar 3 bulan. Rambut lama berada dalam posisi istirahat sementara helai baru mulai terbentuk di bawahnya, hingga akhirnya rambut lama gugur (shedding) untuk memberi ruang bagi pertumbuhan baru. Kehilangan 50-100 helai rambut per hari pada fase ini adalah hal yang normal.

Apa Peran Akar Rambut dalam Pertumbuhan Rambut?

Akar rambut yang berada di dalam folikel kulit kepala adalah “mesin utama” dari seluruh siklus pertumbuhan rambut. Melalui jaringan pembuluh darah di sekitarnya, akar rambut menyerap oksigen, protein, dan nutrisi yang dibutuhkan untuk membentuk serat rambut baru yang tebal dan sehat.

 

Di sekeliling folikel, terdapat jaringan kolagen yang berfungsi menopang dan “menjangkarkan” akar rambut ke kulit kepala. Namun, seiring waktu (akibat penuaan, perubahan hormon, atau peradangan) jaringan kolagen ini dapat mengalami proses yang disebut perifollicular fibrosis, yaitu pengerasan dan penebalan kolagen di sekitar folikel.

 

Kolagen yang mengeras ini “mencekik” folikel, membatasi aliran darah menuju akar rambut, sehingga akar kekurangan nutrisi dan oksigen. Akibatnya, folikel terdorong keluar dari fase anagen lebih cepat dan rambut menjadi lebih mudah rontok sebelum sempat mencapai panjang maksimalnya.

Apa yang Membuat Rambut Sulit Terlihat Penuh Kembali?

Sering kali, rambut baru sebenarnya tetap tumbuh dari folikel, tetap volume rambut secara keseluruhan masih tampak tipis. Kondisi ini dipicu oleh beberapa hal:

  • Batang rambut rapuh dan mudah patah (hair breakage): Batang rambut yang kering dan rapuh patah di tengah sebelum mencapai panjang maksimal.
  • Shedding berulang yang cepat: Kerontokan harian terjadi lebih cepat dibandingkan kecepatan tumbuhnya helai rambut baru.
  • Penuruan kualitas serat rambut (hair fiber): Rambut baru tumbuh dengan diameter yang lebih tipis akibat kekurangan nutrisi pada kulit kepala.

Bagaimana Merawat Rambut Setelah Mengalami Kerontokan?

Merawat rambut pasca-kerontokan membutuhkan kombinasi antara menjaga kesehatan kulit kepala dan melindungi serat rambut dari kerusakan.

Gunakan Rutinitas yang Lembut

Pilihlah shampoo yang diformulasikan khusus untuk membersihkan minyak dan kotoran secara efektif tanpa mengikis kelembapan alami kulit kepala. Pada saat keramas, fokuskan penggunaan shampoo pada kulit kepala dengan memberikan pijatan lembut, lalu biarkan busa mengalir turun ke sepanjang rambut saat membilas.

Kurangi Breakage atau Rambut Patah

Gunakan conditioner secara teratur di sepanjang batang hingga ujung rambut untuk menghaluskan lapisan kutikula dan mengurangi gesekan saat disisir. Hal ini dapat meminimalisir risiko rambut patah.

Tambahkan Targeted Serum untuk Rambut Rontok

Untuk memberikan perawatan yang langsung menargetkan pusat pertumbuhan rambut, sertakan serum khusus kulit kepala seperti serum aminexil untuk rambut rontok yaitu L'Oréal Paris Elseve Aminexil Anti Hair Fall Serum. Serum ini diperkaya dengan berbagai bahan menutrisi berikut:

  • 5% Aminexil yang telah teruji membantu mencegah pengerasan kolagen di sekitar folikel, sehingga menjaga akar tetap fleksibel dan membuat helai rambut menempel lebih kuat pada kulit kepala.
  • Kafein yang berperan memperpanjang fase anagen (pertumbuhan) dan meningkatkan mikrosirkulasi darah di kulit kepala sehingga folikel menerima lebih banyak oksigen dan nutrisi.
  • Arginin yang membantu memperlancar aliran nutrisi ke akar rambut.

[insert photo: L'OREAL Elseve Aminexil Anti Hair-Fall Serum.webp alt text: “L'Oréal Paris Elseve Aminexil Anti Hair Fall Serum untuk menumbuhkan rambut rontok”]

 

 

Baca juga: Mau Rambut Kuat dan Tebal? Ini Cara Efektif Mencegah Rambut Rontok

Kapan Sebaiknya Meminta Pendapat Profesional?

Meskipun sebagian besar kerontokan dapat diatasi dengan perawatan harian di rumah, Anda disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit (dermatolog) jika mengalami indikasi berikut:

  • Kerontokan patchy: Munculnya area kebotakan melingkar yang licin pada kulit kepala.
  • Kerontokan tiba-tiba & masif: Rambut gugur dalam gumpalan besar secara mendadak saat diusap ringan.
  • Kerontokan progresif: Penipisan garis rambut atau belahan rambut yang semakin melebar secara signifikan disertai peradangan kulit kepala

Pertanyaan Umum Seputar Pertumbuhan Rambut

Berapa lama siklus pertumbuhan rambut?

Satu siklus penuh pertumbuhan rambut (anagen, catagen, dan telogen) berlangsung antara 2 hingga 7 tahun, tergantung pada durasi fase anagen setiap individu yang dipengaruhi oleh faktor genetik, usia, dan nutrisi.

Apakah rambut rontok dari akar bisa tumbuh lagi?

Ya, selama folikel rambut di dalam kulit kepala masih aktif dan sehat, folikel akan menumbuhkan helai rambut baru dari akar yang sama setelah masa istirahat selesai.

Apakah rambut patah bisa tumbuh kembali?

Ya. Rambut patah hanya terjadi pada bagian batang (hair shaft), jika akar rambut di dalam kulit kepala tetap aman atau tidak bermasalah, akar dapat terus menumbuhkan helai rambut secara normal.

Apa yang membantu menjaga rambut tetap kuat?

Menjaga kebersihan kulit kepala, mengonsumsi makanan bergizi, membatasi styling panas, serta memberi nutrisi pada akar dengan L'Oréal Paris Elseve Aminexil Anti Hair Fall Serum.

Berapa lama rambut rontok bisa tumbuh kembali?

Untuk kerontokan sementara yang diakibatkan oleh melahirkan atau karena siklus telogen, rambut umumnya mulai terlihat lebih penuh dalam 6 hingga 12 bulan setelah pemicunya teratasi.

 

Atasi kerontokan dari akar dan kembalikan keindahan rambut Anda dengan L'Oréal Paris Elseve Aminexil Anti Hair Fall Serum yang bisa didapatkan di website resmi L'Oréal Paris Indonesia, official marketplace, atau drugstore terdekat.

 

Sumber:

[1] American Academy of Dermatology Association. (n.d.). Hair loss: Causes, types, and treatment. https://www.aad.org/public/diseases/hair-loss

[2] Cherney, K. (2023). What Causes Hair Breakage and How to Prevent It. Healthline. https://www.healthline.com/health/hair-breakage

[3] Reygagne, P., Mandel, V. D., Delva, C., Havlíčková, M., Padlewska, K., Khalil, R., Meuleman, V., Miranda, G. A., Nevskaya, M., Michelet, J. F., Pouradier, F., Vano-Galvan, S., & Kerob, D. (2021). An anti-hair loss treatment in the management of mild androgenetic alopecia: Results from a large, international observational study. Dermatologic therapy, 34(6), e15134. https://doi.org/10.1111/dth.15134